Keangkuhan membuat kita buta
Bahwa sejatinya cinta itu selalu ada
Menjelma dari hati ke hati
Cinta bagai tulang belulang
Yang tersusun rapi disetiap jengkalnya
Bersatu padu dari ujung ke ujung
Dan tak mudah patah walau besi merajamnya
Sangkakala yang tertiup di surga yang nyata
Menyatakan hati yang tidak berkesudahan
Kata-kata cinta yang terucap melekat
Dan merasuk jadi tubuh yang kuat
Bayangkanlah cinta itu rapuh
Ego dan dengki memisahkan ujungnya
Bagai jembatan tanpa tiang
Dia akan roboh tak sisakan kenangan
Tapi taulah jika engkau menyelaminya
Bahwa dasar cinta adalah sejati
Kau kan saling memahami
Kokohnya cinta setiamu yang menguatkannya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar